mitos-mistis
Jumat, 21 Januari 2011
Kubah Kiamat di Kutub Utara
Misteri Crop Circle
Misteri Crop Circle
Crop Circle merupakan fenomena alam penuh misteri yang sekarang paling sering di jumpai.Sudah hampir 350 tahun semenjak kemunculannya pertamakali di Inggris pada tahun 1647, sampai sekarang belum ada jawaban yang pasti bagaimana cara mereka terbentuk.
Crop circle adalah suatu bentuk lingkaran dan bentuk bentuk lain seperti geometri (dan kebayakan berukuran besar/luas ), bahkan ada juga yang yang biasa ditemui membentuk citra mahkluk hidup seperti kalajengking,bunga matahari,Lebah,dll.diladang pertanian khususunya gandum. Di Inggris, Canada, Amerika, Australia dan Jepang, banyak ditemukan fenomena crop circle. Fenomena ini biasanya muncul di musim panas saat ladang pertanian ditumbuhi dengan tanaman.. Bentuk geometri itu kadang berupa lingkaran-lingkaran atau bisa juga berbentuk rangkaian gambar yang unik, yang menunjukkan bahwa pembuatnya adalam makhluk yang cerdas. Tapi, crop circle ini bukan dibuat oleh manusia berdasarkan berbagai bukti yang telah diselidiki oleh para ilmuwan. Lantas mahkluk apa seperti yang kurang kerjaan membuat semua ini???Crop circle banyak dijumpai di Inggris selatan.
Banyak yang mengkaitkan crop circle ini dengan kegiatan spiritual karena rangkaian bentuk geomtri yang terbentuk di ladang pertanian itu (gambar-gambar itu terbentuk dengan tanaman yang rebah / roboh). Menurut informasi yang ada, kemunculan fenomena crop circle ini sering disertai juga dengan pemunculan ufo yang berbentuk bola cahaya. Sebuah video yang berhasil merekam proses terjadinya sebuah crop circle (di oliver’s castle tahun 1996, lihat foto atas) menunjukkan bahwa sebuah crop circle terbentuk dalam waktu hanya sekitar 20 detik saja. Padahal besarnya mencapai puluhan meter. Fenomena ini bahkan diperkirakan telah muncul sejak ratusan tahun lalu. Sebuah ukiran pahatan kayu dari abad 17 yang dinamakan “Mowing Devil” menunjukkan ada makhluk yang dipercaya adalah setan, membuat kerusakan berupa lingkaran di ladang pertanian.
Kemunculannya di Rusia beberapa tahun yang lalu sangatlah menakjubkan,dimana mereka bermunculan silih berganti.Masyarakat sekitar yang melihatnya sungguh tidak mengerti,bagaimana cara mereka bisa terbentuk secepat itu.dalam kurun semalam saja,sekitar 6-7 crop circle dengan ukuran yang besar telah terbentuk dihamparan ladang gandum mereka.Yang membuat mereka semakin berdecak kagum adalah macam-macam bentuk dari crop circle itu sendiri,ada yang membentuk citra bunga matahari yang luar biasa indahnya.Sampai saat ini,banyak spekulasi dan pandangan mengenai peroses terbentuknya Crop Circle.Ada yang beranggapan fenomena tersebut memang dibuat oleh manusia,tapi ada pula yang beranggapan murni dari proses gejala alam. Avebury Trusloe, nr Beckhampton, Wiltshire. Reported 30th June 2006 spekulasi-spekulasi dan asumsi orang tentang crop circle Lingkaran aneh nan misterius di ladang gandum adalah fokus yang selalu menarik perhatian dan penelitian dari kalangan ilmuwan, dan hingga kini belum ada kesimpulan atas sebab terjadinya fenomena tersebut, saat ini terdapat 5 versi utama. Berikut penjelasannya…
- Perbuatan manusia
- Medan magnet
- Angin Tornado
- Buatan makhluk luar angkasa Atau yang paling dikenal Aliens..
- Heterodoxy (pandangan sumbang)
Misteri Antartika
Misteri Antartika
Di tahun 1532, Oronteus Finaeus menggambar sebuah peta dunia. Bukan masalah kalau yang digambarnya sekedar peta sekitar Benua Eropa, Afrika, Asia, dan sebagian Amerika, tapi yang menjadi luar biasa adalah bahwa Oronteus Finaeus menggambarkan Benua ke enam – yaitu Antarktika (Kutub Selatan)…! Padahal belum ada orang yang pernah berlayar sampai ke Antarktika…!
Dan yang lebih mencengangkan lagi, garis pantai pada peta Antarktika yang dihasilkan oleh Finaeus – ternyata sama persis seperti peta Antarktika modern saat ini…! Tentu saja hal ini menjadi luar biasa, karena benua Antarktika ditutupi es abadi yang tebalnya mencapai 2 Kilometer…
Dari mana Finaeus mengetahui semua itu…??? Itulah misteri yang belum terpecahkan hingga hari ini.
Saya pun akhirnya tertarik untuk sedikit mengupasnya…..
Siapa Oronteus Finaeus ?
Oronce Finé, Orotius Finaeus, Oronteus Finaeus (1494-1555)
Oronce Fine itulah sebutan marganya, dilahirkan di Briançon tahun 1494 dan besar di Paris. Dia sempat meringkuk dalam penjara tahun 1518. Walaupun ia sendiri adalah seorang ahli matematika, namun di tahun 1522 masih mendapat gelar medis dari universitas Navarre di Paris.
Tahun 1524, ia masuk sekali lagi dalam penjara dan di tahun yang sama ia membuat sebuah jam matahari dari bahan sisa gading. Pada abad ke-16, banyak orang menyukai karya-karya para ahli matematika. Akhirnya Oronteus Fine diangkat menjadi ahli perbentengan dan dipekerjakan di pertahanan Benteng Milan-Italia.
Tahun 1531, ia mendapat gelar kehormatan di Collège Royal Paris. Pada saat itu pula karirnya menanjak dengan menulis banyak karya ilmiah. Karya-karya itu yang sempat dipublikasikan a.l:
- Risalah ilmu perbintangan dan alat-alat falak. Pada tahun 1520, dialah yang mengusulkan bahwa gerhana bulan dapat digunakan untuk menentukan garis bujur sebuah tempat.
- Tahun 1519 Menemukan proyeksi peta dan kemudian memproduksi peta dunia yang sekarang ini kita pakai.
- Di tahun 1544, menghitung nilai dari pi (22:7) = ( 22 2/9)/7, kemudian diperbaiki menjadi 47/15. Ia percaya bahwa bumi adalah pusat dari alam semesta.
Gambar 1 – Peta Oronteus Finaeus tahun1532 di belahan bumi selatan Gambar 2 – Oronteus Finaeus menggambar kembali proyeksi modern peta kutub itu
Gambar 3 – Peta modern Antarctica
Peta ini ditemukan di Perpusatakaan Congress, Washington DC di tahun 1960 oleh Charles Hapgood. Bertuliskan “ digambar oleh Oronteus Finaeus tahun 1531”. Hampir sama persis dengan pemetaan Piri Reis, Antarctica ditunjukkan dengan es yang bebas mengalir seperti sungai, pola pengeringan dan coastline.
Peta Oronteus Finaeus lebih akurat dibanding peta yang lain pada waktu itu. Sesungguhnya, lebih akurat dibanding peta manapun yang dibuat sampai ke tahun 1800.
Angka 666 dan Simbol Satanisme (Part2)
Angka 666 dan Simbol Satanisme (Part2)
Satanic telah menyusup kedalam berbagai aspek yang berkenaan dengan kehidupan manusia di dunia ini.Sebenarnya banyak hal yang telah dijadikan sebagai ajang konspirasi para penganut satanic,baik yang secara terang-terangan maupun yang tersembunyi.Berikut ini adalah contoh-contoh nyata yang telah ada
satanic bible
Asal mula GS didirikan oleh Anton Szandor La Vey tanggal 30 April 1966, dan GS ini secara terang-terangan diorganisasikan di San Francisco. Sebagai buku panduan umatnya, La Vey menulis sebuah kitab The Satanic Bible tahun 1969.
Meskipun keberadaan para penyembah Setan telah diketahui selama bertahun-tahun, tak seorang pun muncul dan mengakui secara terbuka bahwa mereka adalah penganut Setanisme. Setanisme pertama kali menjadi gerakan yang terbuka dan teratur di tahun 1960-an di Amerika Serikat. Tanggal 30 April 1966, Gereja Setan dibentuk di California. Pendiri gereja aneh ini adalah seorang penganut Setanisme yang bernama Anton Szandor LaVey yang menyatakan dirinya sebagai pendeta tinggi. Dikenal sebagai Paus Hitam, LaVey menulis buku-buku tempat dia merumuskan pandangan-pandangannya mengenai Gereja Setan. Judul buku-buku itu menakutkan: “Kitab Suci Setan, Upacara Setanis, Penyihir Setanis, Buku Catatan Setan dan Setan Berbicara”. LaVey meninggal di tahun 1997. Diperkirakan bahwa Gereja Setan memiliki sekitar 10 ribu anggota di Amerika Utara, dan meskipun banyak menerima tuntutan hukum, kegiatan dan upacaranya terus berjalan.
Sebuah patung Setan, raja iblis telah dibuat dan saat ini berada di Katedral Notre Dame (Paris) berwujud seperti wajah manusia-binatang bertanduk 2 buah dengan posisi bertopang dagu dan di punggungnya terdapat 2 sayap, patung ini terbuat dari batu dan dinamakan patung setan (patung itu pernah dimasukan dalam adegan film Si Bongkok dari Notre Dame).
Organisasi ini menyebut dirinya organisasi pertama di muka bumi dan di sepanjang sejarah yang secara terbuka menyatakan mengabdi kepada penerimaan terhadap fitrah sejati manusia yaitu binatang jasmaniah yang hidup di dalam kosmos yang diresapi dan dimotivasi oleh kekuatan gelap yang kami sebut Setan.
Anton LaVey
LAMBANG
Lambang Para pengikut GS umumnya menggunakan lambang 666, pentagram, bintang bersudut 5 terbalik yang bergambar kepala kambing bertanduk dua. Sudut bintang yang menggambarkan tanduk itu bermakna Lucifer, sama tinggi dengan Allah. Tiga sudut di bawah menggambarkan tritunggal iblis, yang di tengah Lucifer, di kiri antiKristus, yang di kanan nabi-nabi palsu.
Dan iblis yang menyesatkan mereka dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi itu dan mereka di siksa siang malam sampai selama-lamanya. Tritunggal iblis ini lawan Tritunggal Kristiani (Bapa, Anak, dan Roh Kudus ).
Kepala kambing merupakan salah satu ciri khas utama penyembah Setan, unsur penyembahan yang menuju kepada pengorbanan kepada Satan Lucifer biasanya menyembelih kambing (umumnya jantan)dan menggunakan darahnya untuk upacara ritual
PENGGUNAAN BARCODE
Barcode atau Kode garis-garis batangan bukan barang baru bagi kebanyakan orang. Hampir di seluruh produk buatan pabrik, bahkan kini di banyak produk rumahan, semuanya mencantumkan kode batangan ini. Kode yang terdiri dari garis-garis dengan ketebalan yang bervariasi oleh banyak kalangan dianggap sebagai sesuatu yang mempermudah pengidentifikasian suatu barang. Barcode ini lahir di Amerika Serikat pada awal tahun 1970-an.
Perkembangan demi perkembangan global ini, membuat kalangan yang sejak awal mencurigai ada misi tersembunyi di balik penggunaan Barcode, semakin yakin dengan kecurigaannya. Mereka kebanyakan berlatar belakang sebagai Simbolog, Penulis, Peneliti, dan Pengkaji Alkitab.
Salah satunya adalah Mary Stewart Relfe, PhD. Perempuan pengusaha sukses dari Montgomerry, AS, yang juga berprofesi sebagai seorang pilot sekaligus instruktur peralatan Multi Engine Instrument Flight, telah menulis dua buah buku best-seller yang menyoroti konspirasi ini. Salah satunya berjudul “666 The New Money System” (1982).
Dalam bukunya tersebut, Mary Stewart yang juga seorang pengkaji Alkitab, sejak kecil sangat yakin bahwa penggunaan Barcode terkait erat dengan rencana-rencana tersembunyi dari konspirasi untuk menguasai dunia.
Tiga Tahapan
Menurut Stewart, upaya Konspirasi untuk menguasai dunia dalam hal pengidentifikasian dan pengendalian dunia terbagi dalam tiga tahapan: tahap pertama dimulai tahun 1970 yang dijadikan titik awal bagi langkah-langkah ini.
Tahap kedua dimulai tahun 1973. Penggunaan Barcode yang awalnya diterapkan pada barang manufaktur, kini mulai diterapkan pada manusia, antara lain lewat nomor kodifikasi Angka Kesejahteraan Sosial (The Social Security Number) yang digabungkan dengan sistem pemberian angka secara universal. Penggabungan dua kodifikasi angka ini menjadi kode-kode batangan (Barcode) yang mirip dengan Barcode pada produk manufaktur yang telah diterapkan tiga tahun sebelumnya.
Awalnya diterapkan pada kartu-kartu pintar seperti Credit Card, Debit Card, ID Card, dan sebagainya. Namun pada perkembangannya juga mulai diterapkan pada manusia. Target utama tahap kedua ini adalah pemerintahan, perbankan, dan perusahaan-perusahaan pembuat kartu-kartu pintar (Smart Card).
Tahap ketiga meliputi usaha untuk mengidentifikasikan setiap macam yang ada di dunia ini, baik yang bergerak maupun yang tidak. Semua pengidentifikasian ini berguna untuk mengetahui sisi lemah suatu kelompok, wilayah, bahkan suatu bangsa, yang nantinya bisa dijadikan senjata bagi Konspirasi.
Angka Iblis
Para pengkritisi Barcode berhasil menemukan salah satu rahasia paling vital dari kode-kode batangan ini. Semua Barcode atau yang juga dikenal sebagai Universal Product Code (UPC) Barcode memiliki angka 666 dan 13.
Untuk mengetahuinya, silakan melihat Barcode yang ada di berbagai produk. Perhatikan jumlah angka yang ada di bawah garis-garis batangan. Jumlahnya selalu 13 angka. Angka 6 yang disimbolkan dalam kamus Barcode terdiri dari dua garis tipis saling berhadapan terletak di sisi paling kiri dan paling kanan Barcode, dan satunya lagi garis paling tengah. Ketiga garis yang melambangkan angka 6 ini lebih panjang dibanding garis-garis lainnya.
Jadi, seluruh UPC Barcode yang tersebar di dunia ini memiliki rangka 666. Dalam bukunya, Mary Stewart Refle mengutip salah satu ayat Alkitab: “Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya. Dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain daripada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya. Yang penting di sini ialah hikmat: Barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya adalah: 666” (Wahyu 13: 16-18)
Stewart meringkas bahaya dari Konspirasi dalam hal Barcode: “Penerapan teknologi Barcode pertama kali dilakukan pada produk barang, disusul kemudian pada kartu, dan akan berubah menjadi sesuatu yang mengerikan dalam masyarakat yang tidak lagi menggunakan uang kontan… “
Musik dan Film Satanisme
Satanisme muncul dalam banyak hal salah satunya adalah film dan musik. Banyak film yang menceritakan dengan terbuka idiom satanisme serta kisah kuasa gelap (dark forces). Film populer seperti : Friday The 13th, The Crow, Devils Advocate, Interview With The Vampire, bahkan serial The X-Files mengandung alur cerita dimana setan, satanisme atau black magic menjadi bagian penting dari film. Konon tahun 1968, Anton Szandor La Vey pernah menjadi penasehat teknis sekaligus pemeran film Rosemarys Baby, film Omen 1976 disebut telah mempopulerkan satanisme.
berikut adalah kabar burung tentang contoh musik yang berisi satanisme , contoh :
- Lagu dari Ozzy Osbourne “Anggur baik tapi Wiski lebih cepat, bunuh dirilah satu-satunya jalan keluar”.
- Lagu dari David Bowie (majalah Rolling Stone) mengatakan Rock akan selalu menjadi musik setan.
- Lagu dari Stairway to Heaven jika di putar terbalik akan memunculkan syair pemujaan setan.
- Lagu dari Metallica dalam The Prince melantunkan Bida.dari dari bawah, Aku ingin menjual jiwaku. Setan ambil jiwaku.
- Pink Floyd menulis lagu Lucifer Sam dengan lirik : Lucifer Sam selalu duduk di sisimu..selalu dekat denganmu.
- Thn 1992, Red Hot Chilli Peppers saat penerimaan anugreah MTV Awards berucap. Pertama-tama kami ingin berterima kasih pada Setan.
- Marilyin Manson, salah satu umat GS pada majalah Spin edisi Agustus 1996. Saya berharap dikenang sebagai sosok yang mengakhiri sejarah Kekristenan, Manson tak ragu merobek Injil dan meneriakkan penghinaan terhadap Yesus Kristus.
- Band-band Black Metal yang secara terang-terangan menggunakan lirik & ritual pemujaan terhadap setan
Angka 666 dan Simbol Satanisme (Part1)
Angka 666 dan Simbol Satanisme (Part1)
Number of The Beast
Ankh
Pentagram
Hexagram
Tanduk Unicorn
Scarab
Eye of Horus
Isis's crescent moon
Men in Black
Men in Black
Ramalan Jayabaya
Ramalan Jayabaya
Ramalan Jayabaya adalah ramalan dalam tradisi Jawa yang dipercaya ditulis oleh Jayabaya, raja Kerajaan Kadiri. Ramalan ini dikenal pada khususnya di kalangan masyarakat Jawa. Maharaja Jayabaya adalah raja Kadiri yang memerintah sekitar tahun 1135-1157. Nama gelar lengkapnya adalah Sri Maharaja Sang Mapanji Jayabhaya Sri Warmeswara Madhusudana Awataranindita Suhtrisingha Parakrama Uttunggadewa.
- Besuk yen wis ana kreta tanpa jaran — Kelak jika sudah ada kereta tanpa kuda.
- Tanah Jawa kalungan wesi — Pulau Jawa berkalung besi.
- Prahu mlaku ing dhuwur awang-awang — Perahu berlayar di ruang angkasa.
- Kali ilang kedhunge — Sungai kehilangan lubuk.
- Pasar ilang kumandhang — Pasar kehilangan suara.
- Iku tandha yen tekane jaman Jayabaya wis cedhak — Itulah pertanda zaman Jayabaya telah mendekat.
- Bumi saya suwe saya mengkeret — Bumi semakin lama semakin mengerut.
- Sekilan bumi dipajeki — Sejengkal tanah dikenai pajak.
- Jaran doyan mangan sambel — Kuda suka makan sambal.
- Wong wadon nganggo pakeyan lanang — Orang perempuan berpakaian lelaki.
- Iku tandhane yen wong bakal nemoni wolak-waliking jaman— Itu pertanda orang akan mengalami zaman berbolak-balik
- Akeh janji ora ditetepi — Banyak janji tidak ditepati.
- Akeh wong wani nglanggar sumpahe dhewe— Banyak orang berani melanggar sumpah sendiri.
- Manungsa padha seneng nyalah— Orang-orang saling lempar kesalahan.
- Ora ngendahake hukum Allah— Tak peduli akan hukum Allah.
- Barang jahat diangkat-angkat— Yang jahat dijunjung-junjung.
- Barang suci dibenci— Yang suci (justru) dibenci.
- Akeh manungsa mung ngutamakke dhuwit— Banyak orang hanya mementingkan uang.
- Lali kamanungsan— Lupa jati kemanusiaan.
- Lali kabecikan— Lupa hikmah kebaikan.
- Lali sanak lali kadang— Lupa sanak lupa saudara.
- Akeh bapa lali anak— Banyak ayah lupa anak.
- Akeh anak wani nglawan ibu— Banyak anak berani melawan ibu.
- Nantang bapa— Menantang ayah.
- Sedulur padha cidra— Saudara dan saudara saling khianat.
- Kulawarga padha curiga— Keluarga saling curiga.
- Kanca dadi mungsuh — Kawan menjadi lawan.
- Akeh manungsa lali asale — Banyak orang lupa asal-usul.
- Ukuman Ratu ora adil — Hukuman Raja tidak adil
- Akeh pangkat sing jahat lan ganjil— Banyak pejabat jahat dan ganjil
- Akeh kelakuan sing ganjil — Banyak ulah-tabiat ganjil
- Wong apik-apik padha kapencil — Orang yang baik justru tersisih.
- Akeh wong nyambut gawe apik-apik padha krasa isin — Banyak orang kerja halal justru malu.
- Luwih utama ngapusi — Lebih mengutamakan menipu.
- Wegah nyambut gawe — Malas menunaikan kerja.
- Kepingin urip mewah — Inginnya hidup mewah.
- Ngumbar nafsu angkara murka, nggedhekake duraka — Melepas nafsu angkara murka, memupuk durhaka.
- Wong bener thenger-thenger — Si benar termangu-mangu.
- Wong salah bungah — Si salah gembira ria.
- Wong apik ditampik-tampik— Si baik ditolak ditampik.
- Wong jahat munggah pangkat— Si jahat naik pangkat.
- Wong agung kasinggung— Yang mulia dilecehkan
- Wong ala kapuja— Yang jahat dipuji-puji.
- Wong wadon ilang kawirangane— perempuan hilang malu.
- Wong lanang ilang kaprawirane— Laki-laki hilang perwira/kejantanan
- Akeh wong lanang ora duwe bojo— Banyak laki-laki tak mau beristri.
- Akeh wong wadon ora setya marang bojone— Banyak perempuan ingkar pada suami.
- Akeh ibu padha ngedol anake— Banyak ibu menjual anak.
- Akeh wong wadon ngedol awake— Banyak perempuan menjual diri.
- Akeh wong ijol bebojo— Banyak orang tukar pasangan.
- Wong wadon nunggang jaran— Perempuan menunggang kuda.
- Wong lanang linggih plangki— Laki-laki naik tandu.
- Randha seuang loro— Dua janda harga seuang (Red.: seuang = 8,5 sen).
- Prawan seaga lima— Lima perawan lima picis.
- Dhudha pincang laku sembilan uang— Duda pincang laku sembilan uang.
- Akeh wong ngedol ngelmu— Banyak orang berdagang ilmu.
- Akeh wong ngaku-aku— Banyak orang mengaku diri.
- Njabane putih njerone dhadhu— Di luar putih di dalam jingga.
- Ngakune suci, nanging sucine palsu— Mengaku suci, tapi palsu belaka.
- Akeh bujuk akeh lojo— Banyak tipu banyak muslihat.
- Akeh udan salah mangsa— Banyak hujan salah musim.
- Akeh prawan tuwa— Banyak perawan tua.
- Akeh randha nglairake anak— Banyak janda melahirkan bayi.
- Akeh jabang bayi lahir nggoleki bapakne— Banyak anak lahir mencari bapaknya.
- Agama akeh sing nantang— Agama banyak ditentang.
- Prikamanungsan saya ilang— Perikemanusiaan semakin hilang.
- Omah suci dibenci— Rumah suci dijauhi.
- Omah ala saya dipuja— Rumah maksiat makin dipuja.
- Wong wadon lacur ing ngendi-endi— Di mana-mana perempuan lacur
- Akeh laknat— Banyak kutukan
- Akeh pengkianat— Banyak pengkhianat.
- Anak mangan bapak—Anak makan bapak.
- Sedulur mangan sedulur—Saudara makan saudara.
- Kanca dadi mungsuh—Kawan menjadi lawan.
- Guru disatru—Guru dimusuhi.
- Tangga padha curiga—Tetangga saling curiga.
- Kana-kene saya angkara murka — Angkara murka semakin menjadi-jadi.
- Sing weruh kebubuhan—Barangsiapa tahu terkena beban.
- Sing ora weruh ketutuh—Sedang yang tak tahu disalahkan.
- Besuk yen ana peperangan—Kelak jika terjadi perang.
- Teka saka wetan, kulon, kidul lan lor—Datang dari timur, barat, selatan, dan utara.
- Akeh wong becik saya sengsara— Banyak orang baik makin sengsara.
- Wong jahat saya seneng— Sedang yang jahat makin bahagia.
- Wektu iku akeh dhandhang diunekake kuntul— Ketika itu burung gagak dibilang bangau.
- Wong salah dianggep bener—Orang salah dipandang benar.
- Pengkhianat nikmat—Pengkhianat nikmat.
- Durjana saya sempurna— Durjana semakin sempurna.
- Wong jahat munggah pangkat— Orang jahat naik pangkat.
- Wong lugu kebelenggu— Orang yang lugu dibelenggu.
- Wong mulya dikunjara— Orang yang mulia dipenjara.
- Sing curang garang— Yang curang berkuasa.
- Sing jujur kojur— Yang jujur sengsara.
- Pedagang akeh sing keplarang— Pedagang banyak yang tenggelam.
- Wong main akeh sing ndadi—Penjudi banyak merajalela.
- Akeh barang haram—Banyak barang haram.
- Akeh anak haram—Banyak anak haram.
- Wong wadon nglamar wong lanang—Perempuan melamar laki-laki.
- Wong lanang ngasorake drajate dhewe—Laki-laki memperhina derajat sendiri.
- Akeh barang-barang mlebu luang—Banyak barang terbuang-buang.
- Akeh wong kaliren lan wuda—Banyak orang lapar dan telanjang.
- Wong tuku ngglenik sing dodol—Pembeli membujuk penjual.
- Sing dodol akal okol—Si penjual bermain siasat.
- Wong golek pangan kaya gabah diinteri—Mencari rizki ibarat gabah ditampi.
- Sing kebat kliwat—Siapa tangkas lepas.
- Sing telah sambat—Siapa terlanjur menggerutu.
- Sing gedhe kesasar—Si besar tersasar.
- Sing cilik kepleset—Si kecil terpeleset.
- Sing anggak ketunggak—Si congkak terbentur.
- Sing wedi mati—Si takut mati.
- Sing nekat mbrekat—Si nekat mendapat berkat.
- Sing jerih ketindhih—Si hati kecil tertindih
- Sing ngawur makmur—Yang ngawur makmur
- Sing ngati-ati ngrintih—Yang berhati-hati merintih.
- Sing ngedan keduman—Yang main gila menerima bagian.
- Sing waras nggagas—Yang sehat pikiran berpikir.
- Wong tani ditaleni—Si tani diikat.
- Wong dora ura-ura—Si bohong menyanyi-nyanyi
- Ratu ora netepi janji, musna panguwasane—Raja ingkar janji, hilang wibawanya.
- Bupati dadi rakyat—Pegawai tinggi menjadi rakyat.
- Wong cilik dadi priyayi—Rakyat kecil jadi priyayi.
- Sing mendele dadi gedhe—Yang curang jadi besar.
- Sing jujur kojur—Yang jujur celaka.
- Akeh omah ing ndhuwur jaran—Banyak rumah di punggung kuda.
- Wong mangan wong—Orang makan sesamanya.
- Anak lali bapak—Anak lupa bapa.
- Wong tuwa lali tuwane—Orang tua lupa ketuaan mereka.
- Pedagang adol barang saya laris—Jualan pedagang semakin laris.
- Bandhane saya ludhes—Namun harta mereka makin habis.
- Akeh wong mati kaliren ing sisihe pangan—Banyak orang mati lapar di samping makanan.
- Akeh wong nyekel bandha nanging uripe sangsara—Banyak orang berharta tapi hidup sengsara.
- Sing edan bisa dandan—Yang gila bisa bersolek.
- Sing bengkong bisa nggalang gedhong—Si bengkok membangun mahligai.
- Wong waras lan adil uripe nggrantes lan kepencil—Yang waras dan adil hidup merana dan tersisih.
- Ana peperangan ing njero—Terjadi perang di dalam.
- Timbul amarga para pangkat akeh sing padha salah paham—Terjadi karena para pembesar banyak salah faham.
- Durjana saya ngambra-ambra—Kejahatan makin merajalela.
- Penjahat saya tambah—Penjahat makin banyak.
- Wong apik saya sengsara—Yang baik makin sengsara.
- Akeh wong mati jalaran saka peperangan—Banyak orang mati karena perang.
- Kebingungan lan kobongan—Karena bingung dan kebakaran.
- Wong bener saya thenger-thenger—Si benar makin tertegun.
- Wong salah saya bungah-bungah—Si salah makin sorak sorai.
- Akeh bandha musna ora karuan lungane—Akeh pangkat lan drajat pada minggat ora karuan sababe Banyak harta hilang entah ke mana, Banyak pangkat dan derajat lenyap entah mengapa.
- Akeh barang-barang haram, akeh bocah haram—Banyak barang haram, banyak anak haram.
- Bejane sing lali, bejane sing eling—Beruntunglah si lupa, beruntunglah si sadar.
- Nanging sauntung-untunge sing lali—Tapi betapapun beruntung si lupa.
- Isih untung sing waspada—Masih lebih beruntung si waspada.
- Angkara murka saya ndadi—Angkara murka semakin menjadi.
- Kana-kene saya bingung—Di sana-sini makin bingung.
- Pedagang akeh alangane—Pedagang banyak rintangan.
- Akeh buruh nantang juragan—Banyak buruh melawan majikan.
- Juragan dadi umpan—Majikan menjadi umpan.
- Sing suwarane seru oleh pengaruh—Yang bersuara tinggi mendapat pengaruh.
- Wong pinter diingar-ingar—Si pandai direcoki.
- Wong ala diuja—Si jahat dimanjakan.
- Wong ngerti mangan ati—Orang yang mengerti makan hati.
- Bandha dadi memala—Hartabenda menjadi penyakit
- Pangkat dadi pemikat—Pangkat menjadi pemukau.
- Sing sawenang-wenang rumangsa menang — Yang sewenang-wenang merasa menang
- Sing ngalah rumangsa kabeh salah—Yang mengalah merasa serba salah.
- Ana Bupati saka wong sing asor imane—Ada raja berasal orang beriman rendah.
- Patihe kepala judhi—Maha menterinya benggol judi
- Wong sing atine suci dibenci—Yang berhati suci dibenci
- Wong sing jahat lan pinter jilat saya derajat—Yang jahat dan pandai menjilat makin kuasa.
- Pemerasan saya ndadra—Pemerasan merajalela.
- Maling lungguh wetenge mblenduk — Pencuri duduk berperut gendut.
- Pitik angrem saduwure pikulan—Ayam mengeram di atas pikulan.
- Maling wani nantang sing duwe omah—Pencuri menantang si empunya rumah.
- Begal pada ndhugal—Penyamun semakin kurang ajar.
- Rampok padha keplok-keplok—Perampok semua bersorak-sorai.
- Wong momong mitenah sing diemong—Si pengasuh memfitnah yang diasuh
- Wong jaga nyolong sing dijaga—Si penjaga mencuri yang dijaga.
- Wong njamin njaluk dijamin—Si penjamin minta dijamin.
- Akeh wong mendem donga—Banyak orang mabuk doa.
- Kana-kene rebutan unggul—Di mana-mana berebut menang.
- Angkara murka ngombro-ombro—Angkara murka menjadi-jadi.
- Agama ditantang—Agama ditantang.
- Akeh wong angkara murka—Banyak orang angkara murka.
- Nggedhekake duraka—Membesar-besarkan durhaka.
- Ukum agama dilanggar—Hukum agama dilanggar.
- Prikamanungsan di-iles-iles—Perikemanusiaan diinjak-injak.
- Kasusilan ditinggal—Tata susila diabaikan
- Akeh wong edan, jahat lan kelangan akal budi—Banyak orang gila, jahat dan hilang akal budi.
- Wong cilik akeh sing kepencil—Rakyat kecil banyak tersingkir.
- Amarga dadi korbane si jahat sing jajil—Karena menjadi kurban si jahat si laknat.
- Banjur ana Ratu duwe pengaruh lan duwe prajurit—Lalu datang Raja berpengaruh dan berprajurit.
- Lan duwe prajurit—Dan punya prajurit.
- Negarane ambane saprawolon—Lebar negeri seperdelapan dunia.
- Tukang mangan suap saya ndadra—Pemakan suap semakin merajalela.
- Wong jahat ditampa—Orang jahat diterima.
- Wong suci dibenci—Orang suci dibenci.
- Timah dianggep perak—Timah dianggap perak.
- Emas diarani tembaga—Emas dibilang tembaga
- Dandang dikandakake kuntul—Gagak disebut bangau.
- Wong dosa sentosa—Orang berdosa sentosa.
- Wong cilik disalahake—Rakyat jelata dipersalahkan.
- Wong nganggur kesungkur—Si penganggur tersungkur.
- Wong sregep krungkep—Si tekun terjerembab.
- Wong nyengit kesengit—Orang busuk hati dibenci.
- Buruh mangluh—Buruh menangis.
- Wong sugih krasa wedi—Orang kaya ketakutan.
- Wong wedi dadi priyayi—Orang takut jadi priyayi.
- Senenge wong jahat—Berbahagialah si jahat.
- Susahe wong cilik—Bersusahlah rakyat kecil.
- Akeh wong dakwa dinakwa—Banyak orang saling tuduh.
- Tindake manungsa saya kuciwa—Ulah manusia semakin tercela.
- Ratu karo Ratu pada rembugan negara endi sing dipilih lan disenengi—Para raja berunding negeri mana yang dipilih dan disukai.
- Wong Jawa kari separo—Orang Jawa tinggal separo.
- Landa-Cina kari sejodho — Belanda-Cina tinggal sepasang.
- Akeh wong ijir, akeh wong cethil—Banyak orang kikir, banyak orang bakhil.
- Sing eman ora keduman—Si hemat tidak mendapat bagian.
- Sing keduman ora eman—Yang mendapat bagian tidak berhemat.
- Akeh wong mbambung—Banyak orang berulah dungu.
- Akeh wong limbung—Banyak orang limbung.
- Selot-selote mbesuk wolak-waliking jaman teka—Lambat-laun datanglah kelak terbaliknya zaman.
Langganan:
Postingan (Atom)